Di suatu tempat ada sebuah tradisi dimana setiap orang yang sudah tua akan di buang ke hutan oleh anak maupun saudaranya. Tradisi ini mungkin sudah menjadi baku bagi daerah tersebut meskipun membuang orang yang sudah tua itu tidak baik.
Pada suatu hari ada seorang anak yang akan membuang ibunya ke hutan. Anak ini berjalan hingga puluhan kilometer dengan menggendong ibunya. Disepanjang perjalanan, si ibu selalu menjatuhkan ranting yang ia bawa. Anaknya merasa aneh dengan sikap ibunya ini, tapi dia tidak pernah menghiraukannya.
Sesampainya di hutan, anak ini bergegas meninggalkan ibunya tanpa rasa sedih sedikit pun. Baru berapa langkah anak ini pergi dari ibunya, si ibu memanggil anaknya dan berkata, “anakku!! Ikutilah ranting-ranting yang ibu buang tadi disepanjang jalan agar kamu tidak tersesat . . hati-hati di jalan nak!! Ibu sayang kamu . .” Tiba-tiba suasana menjadi begitu hening. Sejenak anak ini terdiam. Mata anak ini berlinang karena terenyuh sekali dengan apa yang dikatakan ibunya. Tak lama, anak ini bersujud minta maaf dan dia membatalkan niat untuk membuang ibunya. Tangis haru menyelimuti hutan tersebut dan si anak membawa ibunya pulang kembali.
Sesungguhnya “Sejahat-jahatnya anak, ibunya tidak akan membiarkan anaknya menderita”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar